SMANSANEWS – Setelah selesainya rangkaian acara edukasi yang diselenggarakan hari ini, harapan besar tertuju pada masa depan generasi muda, khususnya Generasi Z yang saat ini masih duduk di bangku sekolah. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pelajar untuk lebih waspada terhadap pengaruh negatif di lingkungan mereka. Rabu, (15/5/2026).
Dalam sesi wawancara setelah penutupan acara, AKP Risyal Hardiansyah Nugroho selaku anggota satgaswil Densus 88 Anti Teror (AT) Kepri menyampaikan bahwa harapan utama dari kegiatan ini adalah tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan pelajar. Beliau menekankan pentingnya bagi Generasi Z untuk memiliki tingkat kesadaran yang tinggi agar tidak mudah terjerumus ke dalam hal-hal yang merugikan.
”Harapan kita semua, setidaknya generasi Z sekarang ini yang sedang menjadi pelajar bisa sadar. Itu yang utama,” ujar AKP Risyal Hardiansyah Nugroho. Beliau menambahkan bahwa kesadaran ini sangat krusial agar para siswa memiliki kewaspadaan atau sikap aware saat menghadapi situasi atau ajakan yang mencurigakan di masa mendatang.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tantangan bagi anak muda saat ini adalah adanya ajakan atau undangan dari pihak-pihak yang tidak jelas tujuannya. Dengan adanya bekal pemahaman yang cukup, diharapkan para siswa mampu membentengi diri sejak dini sehingga dapat mencegah keterlibatan dalam perbuatan yang tidak baik, termasuk pengaruh paham radikalisme dan terorisme.
”Setidaknya mereka bisa membentengi diri dulu di awal, sehingga bisa mencegah perbuatan-perbuatan yang tidak bagus di kemudian hari,” pungkas beliau menutup sesi wawancara tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya sekadar menerima informasi, tetapi benar-benar mampu mengimplementasikan sikap waspada dalam kehidupan sehari-hari demi masa depan yang lebih aman bagi bangsa. (Nat/Ger)

